Tokek dan Sepatu


Aku seekor semut yang tinggal di balik lemari buku milik perempuan yang suka pulang malam. Rumahku berada di dekat kaki lemari, lubang ke dua setelah kamu melewati sepasang sepatu yang dibalut sarang laba-laba. Tiga bulan lalu, sepasang sepatu itu dilempar pemiliknya ke bawah lemari buku ini, dan hampir menutup tempat tinggalku. Untunglah terpantul dan kejadian itu sempat membuat rumahku diguncang gempa sementara.

Oh ya, hari ini aku sedang malas keluar rumah. Kamu tahu sendiri kan, di belakang lemari buku ini ada banyak musuh yang mengintaiku dan keluargaku. Salah memilih waktu jalan-jalan, bisa jadi nyawaku terancam. Padahal hari ini aku ingin jalan-jalan ke kamar mandi. Pewangi kamar mandi baru dipasang dan aromanya manis sekali. Tapi, beberapa menit yang lalu saat aku tengok ke luar, ada tokek besar yang sedang mengawasi rumahku. Kecoa liar juga berseliweran tanpa tujuan berkali-kali. Kalau sudah begini aku hanya bisa mengandalkan perempuan itu bergerak untuk mengusik musuh-musuhku.

Tapi dimana dia? Apakah semalam dia tidak pulang lagi dan menginap di tempat lain? Ah, barangkali dia menginap di tempat laki-laki yang akhir-akhir ini membuatnya senyum-senyum sendiri menjelang tidur. Dan ini yang paling kubenci. Kebahagiaan perempuan itu selalu saja singkat. Begitulah kata moyangku. Dia mudah bahagia, juga mudah menangis. Sedetik tertawa, detik yang lain bisa meraung-raung di sudut kamar sambil mendekap bantal. Suaranya tertahan, sakitnya juga tertahan.

“Ya, ya, ya.. Aku kerjakan sekarang.. Kirim uangnya ke rekeningku” suara perempuan itu tiba-tiba muncul. Aku mengintip keluar, memastikan bayangannya melewati lemari buku ini.

Benar sekali. Dia sekarang sedang berjinjit. Mungkin mencari sesuatu di atas lemari dan bruk! Beberapa buku berjatuhan satu persatu dan perempuan itu memekik keras. Kakinya tertimpa buku yang paling tebal dan aku cekikikan. Pasti sakit sekali. Coba saja aku yang kejatuhan buku itu, tandas nyawaku dalam setengah detik.

“Oh f**k!” teriaknya.

Pandai mengumpat dia sekarang. Jadi penasaran, pria macam apa yang sedang dikencaninya, sampai-sampai perempuan itu berubah jadi liar begitu.

“Dia berubah, Mak..” kataku pada emak yang sedang menanak gula.
“Siapa?”
“Pemilik sepatu itu”
“Oh.. Baguslah.. Dia memang harus berubah.. Sudah lama kan dia tidak pernah keluar kamar.. Dia butuh udara”
“Tapi emak kan tahu, semua itu tidak pernah lama”
“Ya.. Kita lihat saja. Lagi pula emak senang, sejak perempuan itu sering pergi kamu jadi banyak di rumah”
Aku cemberut. Kutinggalkan emak sendiri. Aku keluar rumah setelah kulihat tokek sialan itu masuk ke dalam sepatu. Aku berjalan tergesa-gesa menuju kamar mandi. Tapi mendadak kakiku terhenti. Sepatu berdebu itu bergeser dari tempatnya. Kulihat tangan perempuan itu meraihnya keluar dari kolong lemari buku. Dan setelah itu kudengar teriakan.
“Ah f**kkkk!!!! Tokekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!”

Lalu sepatu itu terlempar ke tembok. Perempuan itu berlari ke luar kamar sambil berteriak “tokek, tokek”.

“Hei, Nak!! Mau kemana? Masuk rumah!” teriak emak dari pintu.

Advertisements

11 thoughts on “Tokek dan Sepatu

  1. Selesai dengan tungku berisi gula-gula dan gulali, Emak menghampiriku.
    “Nak, ada yang mau Emak sampaikan padamu. Kamu mungkin benar, semua itu tak pernah lama. Tapi mengapa kamu begitu merisaukannya. Bukankah lama atau tak lama itu hanya masalah waktu? Dan tentang waktu, apa yang kita tahu? Entahlah Nak, Emak ingat Emak pernah baca penggalan puisi Sapardi, di buku yang dilempar perempuan itu ke arah kaki lemari: sesaat adalah abadi.”

    Salam kenal.
    Semoga kamu, tokek, perempuan itu, dan semua makhluk berbahagia.

  2. wakakakakka…….wah imut kados justin biebe ngeten e jarene tekek bopeng? tekek justin bieber go dek

    “hahaha nggih mpunnn..”

  3. ohhh f*ck, hahaha. awesome story.
    liat2 dikanan, aku juga sukaaa coldplay!! uwo. itu coldplay kan bener kan.
    *zoom*

    “hahahaha.. makasii.. iya itu coldplay, say.. suka juga ya 😀 “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s