Melupa Getir

Getir itu menggantung di sudut bibir.
Seperti pahit yang menjelma jadi hambar
Seperti sakit yang bersembunyi di balik tawa
Lalu melupa, dilupa, atau terlupa
Bila aku punya mesin penghapus pedih
Ingin kuhapus segala pedih dunia
Tapi yang kupunya hanya mata air
Mata air di pintu hati
Yang derasnya melebihi aliran darahmu
Biarlah begitu, membatu dalam bisu
Hanya aku yang tahuο»Ώ

Advertisements

6 thoughts on “Melupa Getir

  1. Sudah lama saya tidak melihat gaya majas seperti ini, jadi kangen sekali, dan sangat kreatif.

    Jadi tertarik banyak belajar di sini :).

    “terima kasih kunjungannya.. salam kenal :)”

  2. melupa, dilupa atau terlupa
    berarti bisa jadi mengingat, diingat atau teringat
    dan efeknya adalah seperti menguliti luka yang sudah mulai mengering….

    “hedehhhh dalemmm biayanggggeeettt jenggg kamu memaknainya πŸ˜€ xixixixiix… makasiii πŸ˜‰ ehmm ehmm”

  3. hmm… air mata adalah satu-satunya mesin penghapus duka yang dimiliki manusia… Nice poem, darla!

    “hah? baru sadarrr akuuu chaaa 😦 iyaaa, bener!!! thx ya”

  4. sangat-keren-sekali. pengen dapet ramuannya biar bisa menulis seperti itu πŸ˜€

    “makasii πŸ˜€ ramuan bisa di beli di toko roti terdekat”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s