I Love You always

One more time to say I love you always
and keeping faith letting love find a way
(The Used – Find A Way)

‘hei..’
Begitu kamu menyapa saya setelah beberapa tahun kita dipisahkan tembok beku yang angkuhnya melebihi Everest. Saya sudah tak peduli lagi seberapa keras usaha saya untuk menghancurkan tembok besar itu, karena hari ini saya hanya melihat Sakura berguguran menutupi jalanan.
‘aku bisa jelaskan tentang..’
‘tidak perlu dijelaskan’ kamu memotong kalimat saya yang baru sepenggal. ‘aku tahu perasaanmu masih tetap sama’

Ada amarah yang menggantung manja di bahu saya. Amarah yang saya tujukan untuk diri saya sendiri. Lalu kita sibuk dengan basa-basi busuk. Mengenang beberapa kejadian masa lalu dan masih itu-itu saja. Memaki dunia dalam perspektif yang sama, membicarakan orang-orang hebat yang mati muda, dan berharap bisa meniru jejak mereka.

‘begitulah monster’ katamu.
Saya tertawa.
‘apa kabarmu?’ kamu bertanya setelah basa-basi busuk berakhir.
‘tidak begitu baik karena aku harus kehilanganmu’ kata saya.
‘ah, shit!’ kamu memaki saya dan saya tertawa.

Saya tidak percaya kita sedekat ini. Barangkali lebih dekat dari sekedar sentuhan. Kita tembus batas-batas tak berbatas itu hingga pelukanmu bukan lagi fantasi liar yang menjelma jadi mimpi-mimpi tak ber-ending, tapi nyaris saya ciumi parfummu yang legit. Andai saja ini bukan hanya kumpulan kata yang saya cipta untuk merangkum pertemuan kita yang singkat itu, barangkali saya akan membiarkan ribuan rencana dihempas angin. Saya akan ikuti kemana kakimu melangkah. Saya sudi membayar karma ini asal bisa bersamamu lagi.

‘jangan pedulikan semuanya, jalan saja ke depan’ pesanmu.
Saya mengangguk matap.
‘selalu begitu, selalu begitu’ kata saya.
‘bagus!’

Tiba-tiba saya masuki rumah kosong tak berpenghuni itu tanpa sepengetahuanmu. Dalam kegelapan ini saya bisa melihatmu, sedang kamu tak bisa melihat saya. Kamu masih saja duduk di bangku panjang yang terbuat dari besi itu. Kadang-kadang melamun, kadang-kadang tertawa, dan menangis sendirian. Ya, kalau saja kamu tahu, saya memandangimu sampai terik mengucapkan selamat pagi. Saya tidak pernah pergi. Saya hanya bersembunyi dalam ruangan kosong penuh debu ini. Menepati janji.

Dan sayup-sayup lagumu saya hayati dalam hati.
“One more time to say I love you always
and keeping faith letting love find a way
more time to say I love you always
and keeping faith letting love find a way…”

Pati, 9 November 2009

Advertisements

4 thoughts on “I Love You always

  1. ahh udah lama ga berkunjung,, dan tulisanmu tetap bikin meleleh-leleh….

    Apa kabar 🙂 ?

    “baik, cha.. makasiii km apa kabar? 😀 “

  2. Mb prima,salam kenal ya.br Aja nemu blog ini,dan ‘ngintip’ sekali eh jd nagih..kata2 itu ditangan mb prima emang jd dahsyat..

    “walah2.. makasii ya.. salam kenal :D”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s