Mengintip Sore Bersama

Gereja Blenduk, Semarang

Gereja Blenduk, Semarang

Sore itu kami habiskan berdua saja untuk menyusuri jalanan yang sarat aktivitas namun sedikit lengang. Ribuan kendaraan berseliweran dengan aura gelisah dan tergesa-gesa. Gedung-gedung yang terpaksa dibangun karena kebutuhan, berdiri tegak dan sombong. Namun kami masih bisa menikmati sisa panas matahari yang ditarik sore. Hangat dan kering.

Sepertinya dua minggu berpisah terasa begitu lama untuk kami. Saya, tiap hari hampir selalu dijejali dengan jadwal yang tidak mungkin saya abaikan begitu saja. Jam 8 pagi sampai jam 7 malam bisa dipastikan saya tidak punya waktu kecuali hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Sedang Bun, masih terfokus dengan kemalasannya yang produktif dan kreatif itu. Sore itu pun kami sengaja meluangkan waktu untuk hunting foto di kota yang saya tinggali. Sekedar menguji, apakah kebersamaan kami masih sama kadarnya dengan yang sebelumnya. Kami mengintip sore bersama.

Kota Lama, Semarang

Kota Lama, Semarang

Tak banyak tempat yang kami jadikan obyek bidikan kamera. Daerah Kota Lama dan sekitarnyalah yang berhasil mencuri perhatian kami. Untuk selanjutnya barangkali kami ingin mengkristalkan waktu di pantai atau tempat-tempat bersejarah lainnya. Senang rasanya hari itu. Kebersamaan kami masih sama seperti sebelumnya. Pulangnya, kami mampir untuk makan malam di tempat makan favorit kami Warung Penyet ISTI. Cheers..

Advertisements

One thought on “Mengintip Sore Bersama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s